Peperangan Rohani - Week 6
PEMENANG
Pendahuluan
Ulangan 20:1 "Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu, dan engkau melihat kuda dan kereta, yakni tentara yang lebih banyak dari padamu, maka janganlah engkau takut kepadanya, sebab TUHAN, Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir, menyertai engkau.
20:2Apabila kamu menghadapi pertempuran, maka seorang imam harus tampil ke depan dan berbicara kepada rakyat,
20:3dengan berkata kepada mereka: Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu; janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka,
20:4sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.
Roma 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Kemenangan bagi orang percaya bukan hanya mimpi dan kerinduan, namun suatu KEPASTIAN! Alkitab berkata bahwa “kita adalah orang-orang yang lebih dari pemenang”. Kemenangan kita bukan hanya pada persoalan hidup, melainkan juga pada “peperangan rohani” ketika kita melawan iblis dan pengikutnya. Alkitab berkata ‘lawan iblis maka ia akan lari dari padamu”. Jaminan Allah bagi kita pasti, yaitu kemenangan.
Yesus di atas kayu salib berkata : “sudah selesai” => kita sebagai umat tebusan adalah pemenang
Musuh tidak perlu dicari kr setiap kita di berkati Allah, dan iblis tidak suka itu. Tapi kita tidak boleh takut karena Allah menyertai kita.Hidup kristen tidak lari dari masalah tapi kita harus menghadapi semua masalah dan pergumulan hidup.Semua masalah dan pergumulan hidup itu, di maksudkan Allah agar kita menjadi pemenang.
Kita bukan sekedar pemenang tetapi lebih daripada pemenang ->
Sehebat hebatnya seorang pemenang pasti pernah mengalami kekalahan. Jadi kalah dan menang adalah biasa bagi orang dunia. Tetapi orang kristen lebih dari pemenang karena pasti selalu menang karena Tuhan yg memastikan kita akan menang. Kemenangan bagi orang percaya bukan mimpi atau kerinduan tapi sebuah kepastian. Karena itu adalah janji Tuhan. Tuhan sudah berjanji dan Dia tidak akan ingkar.
Penjelasan
Kemenangan orang percaya hanya dapat di raih bila kita hidup sesuai dengan tuntunan Roh Kudus. Karena bila kita tidak hidup dalam tuntunan Roh Kudus, maka iblis mudah mengombang-ambingkan keyakinan kita.
Di zaman seperti ini kita harus hidup dalam kepekaan roh, mengapa? Agar kita tidak terpengaruh oleh dunia yang jaht ini. Dunia ini terlalu keras dan membingungkan, tetapi orang yang memiliki kepekaan akan melihat kemenangan setiap hari.
Kemenangan bukan suatu hal yang sukar untuk di raih bila kita di tuntun oleh Roh Allah.
Pandangan yang keliru bahwa pemenang adalah orang yang:
1. Sempurna -> Tuhan tidak mencari org yang sempurna tapi Tuhan mencari org yg mau disempurnakan. Ingat kita sedang dan terus di sempurnakan(dalam proses). Jadi pemenang adalah orang biasa dan yang mau terus di sempurnakan.
2. Yang tidak memiliki masalah -> justru seorang pemenang adalah menang dari masalah
3. Telah di tetapkan Tuhan -> kemenangan adalah pilihan hidup.
Ulangan 11:26 Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:
11:27 berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;
11:28dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.
4. Tidak pernah gagal -> Tokoh-tokoh alkitab baik Abraham, Daud, Yunus pernah gagal tetapi Tuhan tetap pakai mereka. Mereka adalah orang yang tidak pernah mau menyerah.
5. Situasi dan kondisi hidupnya mendukung -> intimidasi si iblis supayy kita pesimis untuk struggle(berusaha) dan mencapai kemenangan.
Pandangan Firman Tuhan bahwa pemenang adalah seseorang yang:
1. Menyadari kejadiannya dasyat => Orang yang mengalami kegagalan dan hidupnya penuh masalah, memancing untuk agar orang tsb bersungut2. Kita harus menyadari betapa istimewa kita, yang membuat kita harus bersyukur. Tapi setan senang membuat kita hanya berfokus pada masalahnya.
Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
2. Mencari kerajaan Allah serta kebenaranNya => prioritas hidup yg benar yaitu mencari kerajaan Allah. Kerajaan Allah adalah damai, sukacita dan penyertaan Roh Kudus. Dasar pertimbangan kita melakukan sesuatu => apakah hal itu berguna dan membangun?
Lakukan bagian kita yaitu mencari kerajaan Allah, dan Allah lah yang akan melakukan mujizat
Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
3. Mampu berkata tidak dan mengambil keputusan yang tepat.
Mazmur 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
bahagia -> apa saja yg di perbuatnya berhasil
bahagia -> tiap orang berbeda beda ukuran kebahagiaannya. Kita merasa bahagia ga ada orang yg tau, hanya kita yg bs tau(merasakan). Ukuran kebahagiaan tidak bias di pukul rata. Contoh orang kaya belum tentu bahagia. Orang miskin belum tentu tidak bahagia
Berhasil -> orang sekitar yg tahu akan keberhasilan kita, tapi malah kita yg tidak sadar kalau kita telah berhasil
Jadi seorang pemenang mampu berkata tidak dan mengambil keputusan yg tepat.
Keputusan yg tepat akan menuju kepada keberhasilan -> penting/kunci nya!
4. Memiliki keinginan yang benar => keinginan bisa membunuh manusia itu sendiri karena manusia ga bakal merasa puas kalau terus mengikuti keinginannya. Banyak motivasi orang ke gereja hanya ingin mendapat mujizat tp tidak mau mengenal sang pemberi mujizat itu sendiri. Kita harus menjadi serupa dengan Kristus
Filipi 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
5. Membuktikan iman dalam perbuatannya. => membuktikan imanmu dalam perbuatan . Iman tidak bisa dipisahkan dari kasih dan penyerahan kedapa Tuhan, bersyukur dan melangkah dg semangat
Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati
Penutup
Kemenangan orang percaya adalah ketika kita menyerahkan hidup kita di tuntun oleh Roh Allah, karena dengan Roh Allah kita memiliki kepekaan untuk mengalahkan tipu jahat si iblis dan kesukaran hidup dalam dunia yang jahat ini. Haleluyah, amin.
From : Khotbah Minggu Pdt. Gilbert Lumoindong 4 Juli 2010(GBI Glow Fellowship Centre)
http://www.glministry.com/ => dengarkan live streaming khotbah Bpk. Pdt. Gilbert Lumoindong tiap hari minggu.
Monday, August 16, 2010
Peperangan Rohani - Week 5
Peperangan Rohani - Week 5
SENJATA ORANG PERCAYA
Pendahuluan
Hidup Kristen adalah hidup dalam peperangan. Peperangan yang di maksud di sini bukanlah peperangan untuk melawan darah dan daging, namun peperangan secara rohani. Hasil peperangan kita sangat di pengaruhi oleh senjata yang kita gunakan.
Penjelasan
Yesaya 45:1 Beginilah firman TUHAN: "Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:
45:2 Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.
45:3 Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah TUHAN, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu.
45:4 Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.
45:5 Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
45:6 supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,
Allah:
- memegang tangan kanan kita
- berjalan di depan kita
- telah mempersenjatai kita => Kita sudah punya senjata, jd tergantung kita mau pakai atau tidak senjata itu
Janji Allah => Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi => imani ini
Yesaya 54:17 Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba TUHAN dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman TUHAN.
Orang dunia ingin menjatuhkan kita dengan berbagai cara.
Hidup Kristen bukan berarti tidak ada tekanan, tp walaupun hidup dengan menghadapi masalah kita punya senjata untuk melawan namun kita harus memakai senjata yang tepat, yaitu senjata yang dari Allah.
Kalau kita mengandalkan senjata duniawi, kita akan menemui kehancuran. Senjata yg di pakai orang dunia adalah:
1. Uang -> ingat uang tidak akan dapat mendatangkan segala nya tp Allah lah yang dapat mendatangkan segalanya.
2. Kekerasan -> kita harus mengalah dan selalu lemah lembut
3. Kelicikan -> yang harus di pelajari dr ular adalah : ular ganti kulit(kita harus beradaptasi) dan ular tidak pernah mengganggu apabila tidak di ganggu.
Mat. 10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
4. Koneksi -> orang duniawi mengandalkan segala cara
5. Kepandaian bicara
2 Korintus 10:1 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.
10:2 Aku meminta kepada kamu: jangan kamu memaksa aku untuk menunjukkan keberanianku dari dekat, sebagaimana aku berniat bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka, bahwa kami hidup secara duniawi.
10:3 Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi,
10:4 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,
Jd kita harus:
1. Lemah lembut
2. Tenang, walaupun di fitnah
3. Walaupun kita hidup di dunia, tp kita tidak hidup dengan cara duniawi => kunci nya. Ingat roh kita lebih besar daripada roh dunia
4. Senjata kita bukan senjata duniawi tp senjata yang dari Allah
5. Iblis memakai orang untuk menjatuhkan kita, oleh karena itu kita jangan mau di pakai oleh iblis untuk menjatuhkan orang. Taklukan hanya dalam Kristus.
Senjata Allah:
1. Berbeda dengan dunia
2. Berkuasa
3. Sanggup meruntuhkan benteng-benteng
4. Harus di gunakan secara aktif.
Senjata orang percaya:
1. Penyerahan penuh kepada Allah sambil menanggalkan dosa => berserah pd Tuhan tp harus bertobat dan tanggalkan dosa dulu jd setan ga bs pake kt jd senjata dia tp justru Tuhan yg pake kt jd senjata Tuhan
Roma 6:13 Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
Roma 13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
2 Kor 6:7 dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela
Roma 15:12 Dan selanjutnya kata Yesaya: "Taruk dari pangkal Isai akan terbit, dan Ia akan bangkit untuk memerintah bangsa-bangsa, dan kepada-Nyalah bangsa-bangsa akan menaruh harapan."
Jadi : serahkanlah dirimu, menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan, menggunakan senjata-senjata Allah, menaruh harapan kepada Allah
2. Ketulusan hati => org licik, sukses sebentar tapi pasti jatuh. Tp kalau orang tulus akan terus naik
Mazmur 25:21 Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau.
Amsal 14:32 Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya.
Contoh : Yusus yang tulus hati, sehingga walaupun dia berstatus budak tapi bs di angkat menjadi tangan kanan pemimpin
3. Mengandalkan hikmat => akan berumur panjang, mencapai kekayaan dan hormat. Hidup bukan soal kekuatan tetapi soal hikmat dan menjadi bijak. Kr menjadi bijak lebih baik daripada menjadi kuat secara fisik. Contoh, adalah bijak kl melakukan gym untuk alasan kesehatan
Amsal 3:13Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
3:14karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
3:15Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
3:17Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.
Amsal 24:3 Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan,
24:4dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.
24:5 Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat.
4. Hati yang penuh pujian dan syukur => secara manusia adalah wajar kita menjadi takut ,tapi jgn terpancing emosi tp cari lah Tuhan dan pujilah DIA
2 Tawarikh 20:1 Setelah itu bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat bersama-sama sepasukan orang Meunim.
20:2 Datanglah orang memberitahukan Yosafat: "Suatu laskar yang besar datang dari seberang Laut Asin, dari Edom, menyerang tuanku. Sekarang mereka di Hazezon-Tamar," yakni En-Gedi.
20:3 Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.
2 Tawarikh 20:22 Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.
2 Korintus 10:14 Sebab dalam memberitakan Injil Kristus kami telah sampai kepada kamu, sehingga kami tidak melewati batas daerah kerja kami, seolah-olah kami belum sampai kepada kamu.
4. Hidup dengan iman dan Firman
Efesus 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
5. Pikiran yang di kendalikan oleh Firman Allah => pikiran positif, pikiran yg di penuhi dg Yesus
1 Petrus 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
Penutup
Biarlah setiap kita, tidak menghadapi peperangan-peperangan rohani dengan mengandalkan senjata-senjata duniawi yang dapat menjebak dan menjerumuskan. Namun pergunakan lah senjata rohani yang PASTI, yang akan menuntuk kita pada kedasyatan kemuliaan Allah.
From : Khotbah Minggu Pdt. Gilbert Lumoindong 27 Juni 2010(GBI Glow Fellowship Centre)
SENJATA ORANG PERCAYA
Pendahuluan
Hidup Kristen adalah hidup dalam peperangan. Peperangan yang di maksud di sini bukanlah peperangan untuk melawan darah dan daging, namun peperangan secara rohani. Hasil peperangan kita sangat di pengaruhi oleh senjata yang kita gunakan.
Penjelasan
Yesaya 45:1 Beginilah firman TUHAN: "Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:
45:2 Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.
45:3 Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah TUHAN, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu.
45:4 Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.
45:5 Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
45:6 supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,
Allah:
- memegang tangan kanan kita
- berjalan di depan kita
- telah mempersenjatai kita => Kita sudah punya senjata, jd tergantung kita mau pakai atau tidak senjata itu
Janji Allah => Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi => imani ini
Yesaya 54:17 Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba TUHAN dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman TUHAN.
Orang dunia ingin menjatuhkan kita dengan berbagai cara.
Hidup Kristen bukan berarti tidak ada tekanan, tp walaupun hidup dengan menghadapi masalah kita punya senjata untuk melawan namun kita harus memakai senjata yang tepat, yaitu senjata yang dari Allah.
Kalau kita mengandalkan senjata duniawi, kita akan menemui kehancuran. Senjata yg di pakai orang dunia adalah:
1. Uang -> ingat uang tidak akan dapat mendatangkan segala nya tp Allah lah yang dapat mendatangkan segalanya.
2. Kekerasan -> kita harus mengalah dan selalu lemah lembut
3. Kelicikan -> yang harus di pelajari dr ular adalah : ular ganti kulit(kita harus beradaptasi) dan ular tidak pernah mengganggu apabila tidak di ganggu.
Mat. 10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
4. Koneksi -> orang duniawi mengandalkan segala cara
5. Kepandaian bicara
2 Korintus 10:1 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.
10:2 Aku meminta kepada kamu: jangan kamu memaksa aku untuk menunjukkan keberanianku dari dekat, sebagaimana aku berniat bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka, bahwa kami hidup secara duniawi.
10:3 Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi,
10:4 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,
Jd kita harus:
1. Lemah lembut
2. Tenang, walaupun di fitnah
3. Walaupun kita hidup di dunia, tp kita tidak hidup dengan cara duniawi => kunci nya. Ingat roh kita lebih besar daripada roh dunia
4. Senjata kita bukan senjata duniawi tp senjata yang dari Allah
5. Iblis memakai orang untuk menjatuhkan kita, oleh karena itu kita jangan mau di pakai oleh iblis untuk menjatuhkan orang. Taklukan hanya dalam Kristus.
Senjata Allah:
1. Berbeda dengan dunia
2. Berkuasa
3. Sanggup meruntuhkan benteng-benteng
4. Harus di gunakan secara aktif.
Senjata orang percaya:
1. Penyerahan penuh kepada Allah sambil menanggalkan dosa => berserah pd Tuhan tp harus bertobat dan tanggalkan dosa dulu jd setan ga bs pake kt jd senjata dia tp justru Tuhan yg pake kt jd senjata Tuhan
Roma 6:13 Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
Roma 13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
2 Kor 6:7 dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela
Roma 15:12 Dan selanjutnya kata Yesaya: "Taruk dari pangkal Isai akan terbit, dan Ia akan bangkit untuk memerintah bangsa-bangsa, dan kepada-Nyalah bangsa-bangsa akan menaruh harapan."
Jadi : serahkanlah dirimu, menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan, menggunakan senjata-senjata Allah, menaruh harapan kepada Allah
2. Ketulusan hati => org licik, sukses sebentar tapi pasti jatuh. Tp kalau orang tulus akan terus naik
Mazmur 25:21 Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau.
Amsal 14:32 Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya.
Contoh : Yusus yang tulus hati, sehingga walaupun dia berstatus budak tapi bs di angkat menjadi tangan kanan pemimpin
3. Mengandalkan hikmat => akan berumur panjang, mencapai kekayaan dan hormat. Hidup bukan soal kekuatan tetapi soal hikmat dan menjadi bijak. Kr menjadi bijak lebih baik daripada menjadi kuat secara fisik. Contoh, adalah bijak kl melakukan gym untuk alasan kesehatan
Amsal 3:13Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
3:14karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
3:15Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
3:17Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.
Amsal 24:3 Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan,
24:4dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.
24:5 Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat.
4. Hati yang penuh pujian dan syukur => secara manusia adalah wajar kita menjadi takut ,tapi jgn terpancing emosi tp cari lah Tuhan dan pujilah DIA
2 Tawarikh 20:1 Setelah itu bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat bersama-sama sepasukan orang Meunim.
20:2 Datanglah orang memberitahukan Yosafat: "Suatu laskar yang besar datang dari seberang Laut Asin, dari Edom, menyerang tuanku. Sekarang mereka di Hazezon-Tamar," yakni En-Gedi.
20:3 Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.
2 Tawarikh 20:22 Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.
2 Korintus 10:14 Sebab dalam memberitakan Injil Kristus kami telah sampai kepada kamu, sehingga kami tidak melewati batas daerah kerja kami, seolah-olah kami belum sampai kepada kamu.
4. Hidup dengan iman dan Firman
Efesus 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
5. Pikiran yang di kendalikan oleh Firman Allah => pikiran positif, pikiran yg di penuhi dg Yesus
1 Petrus 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
Penutup
Biarlah setiap kita, tidak menghadapi peperangan-peperangan rohani dengan mengandalkan senjata-senjata duniawi yang dapat menjebak dan menjerumuskan. Namun pergunakan lah senjata rohani yang PASTI, yang akan menuntuk kita pada kedasyatan kemuliaan Allah.
From : Khotbah Minggu Pdt. Gilbert Lumoindong 27 Juni 2010(GBI Glow Fellowship Centre)
Sunday, August 1, 2010
Hatiku Percaya
Saat kutak melihat jalanMu
Saat kutak mengerti rencanaMu
Namun tetap kupegang janjiMu
Pengharapanku hanya padaMu
Hatiku percaya
Hatiku percaya
Hatiku percaya
Slalu kupercaya
Saat kutak mengerti rencanaMu
Namun tetap kupegang janjiMu
Pengharapanku hanya padaMu
Hatiku percaya
Hatiku percaya
Hatiku percaya
Slalu kupercaya
Subscribe to:
Posts (Atom)