Peperangan Rohani - Week 6
PEMENANG
Pendahuluan
Ulangan 20:1 "Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu, dan engkau melihat kuda dan kereta, yakni tentara yang lebih banyak dari padamu, maka janganlah engkau takut kepadanya, sebab TUHAN, Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir, menyertai engkau.
20:2Apabila kamu menghadapi pertempuran, maka seorang imam harus tampil ke depan dan berbicara kepada rakyat,
20:3dengan berkata kepada mereka: Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu; janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka,
20:4sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.
Roma 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Kemenangan bagi orang percaya bukan hanya mimpi dan kerinduan, namun suatu KEPASTIAN! Alkitab berkata bahwa “kita adalah orang-orang yang lebih dari pemenang”. Kemenangan kita bukan hanya pada persoalan hidup, melainkan juga pada “peperangan rohani” ketika kita melawan iblis dan pengikutnya. Alkitab berkata ‘lawan iblis maka ia akan lari dari padamu”. Jaminan Allah bagi kita pasti, yaitu kemenangan.
Yesus di atas kayu salib berkata : “sudah selesai” => kita sebagai umat tebusan adalah pemenang
Musuh tidak perlu dicari kr setiap kita di berkati Allah, dan iblis tidak suka itu. Tapi kita tidak boleh takut karena Allah menyertai kita.Hidup kristen tidak lari dari masalah tapi kita harus menghadapi semua masalah dan pergumulan hidup.Semua masalah dan pergumulan hidup itu, di maksudkan Allah agar kita menjadi pemenang.
Kita bukan sekedar pemenang tetapi lebih daripada pemenang ->
Sehebat hebatnya seorang pemenang pasti pernah mengalami kekalahan. Jadi kalah dan menang adalah biasa bagi orang dunia. Tetapi orang kristen lebih dari pemenang karena pasti selalu menang karena Tuhan yg memastikan kita akan menang. Kemenangan bagi orang percaya bukan mimpi atau kerinduan tapi sebuah kepastian. Karena itu adalah janji Tuhan. Tuhan sudah berjanji dan Dia tidak akan ingkar.
Penjelasan
Kemenangan orang percaya hanya dapat di raih bila kita hidup sesuai dengan tuntunan Roh Kudus. Karena bila kita tidak hidup dalam tuntunan Roh Kudus, maka iblis mudah mengombang-ambingkan keyakinan kita.
Di zaman seperti ini kita harus hidup dalam kepekaan roh, mengapa? Agar kita tidak terpengaruh oleh dunia yang jaht ini. Dunia ini terlalu keras dan membingungkan, tetapi orang yang memiliki kepekaan akan melihat kemenangan setiap hari.
Kemenangan bukan suatu hal yang sukar untuk di raih bila kita di tuntun oleh Roh Allah.
Pandangan yang keliru bahwa pemenang adalah orang yang:
1. Sempurna -> Tuhan tidak mencari org yang sempurna tapi Tuhan mencari org yg mau disempurnakan. Ingat kita sedang dan terus di sempurnakan(dalam proses). Jadi pemenang adalah orang biasa dan yang mau terus di sempurnakan.
2. Yang tidak memiliki masalah -> justru seorang pemenang adalah menang dari masalah
3. Telah di tetapkan Tuhan -> kemenangan adalah pilihan hidup.
Ulangan 11:26 Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:
11:27 berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;
11:28dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.
4. Tidak pernah gagal -> Tokoh-tokoh alkitab baik Abraham, Daud, Yunus pernah gagal tetapi Tuhan tetap pakai mereka. Mereka adalah orang yang tidak pernah mau menyerah.
5. Situasi dan kondisi hidupnya mendukung -> intimidasi si iblis supayy kita pesimis untuk struggle(berusaha) dan mencapai kemenangan.
Pandangan Firman Tuhan bahwa pemenang adalah seseorang yang:
1. Menyadari kejadiannya dasyat => Orang yang mengalami kegagalan dan hidupnya penuh masalah, memancing untuk agar orang tsb bersungut2. Kita harus menyadari betapa istimewa kita, yang membuat kita harus bersyukur. Tapi setan senang membuat kita hanya berfokus pada masalahnya.
Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
2. Mencari kerajaan Allah serta kebenaranNya => prioritas hidup yg benar yaitu mencari kerajaan Allah. Kerajaan Allah adalah damai, sukacita dan penyertaan Roh Kudus. Dasar pertimbangan kita melakukan sesuatu => apakah hal itu berguna dan membangun?
Lakukan bagian kita yaitu mencari kerajaan Allah, dan Allah lah yang akan melakukan mujizat
Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
3. Mampu berkata tidak dan mengambil keputusan yang tepat.
Mazmur 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
bahagia -> apa saja yg di perbuatnya berhasil
bahagia -> tiap orang berbeda beda ukuran kebahagiaannya. Kita merasa bahagia ga ada orang yg tau, hanya kita yg bs tau(merasakan). Ukuran kebahagiaan tidak bias di pukul rata. Contoh orang kaya belum tentu bahagia. Orang miskin belum tentu tidak bahagia
Berhasil -> orang sekitar yg tahu akan keberhasilan kita, tapi malah kita yg tidak sadar kalau kita telah berhasil
Jadi seorang pemenang mampu berkata tidak dan mengambil keputusan yg tepat.
Keputusan yg tepat akan menuju kepada keberhasilan -> penting/kunci nya!
4. Memiliki keinginan yang benar => keinginan bisa membunuh manusia itu sendiri karena manusia ga bakal merasa puas kalau terus mengikuti keinginannya. Banyak motivasi orang ke gereja hanya ingin mendapat mujizat tp tidak mau mengenal sang pemberi mujizat itu sendiri. Kita harus menjadi serupa dengan Kristus
Filipi 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
5. Membuktikan iman dalam perbuatannya. => membuktikan imanmu dalam perbuatan . Iman tidak bisa dipisahkan dari kasih dan penyerahan kedapa Tuhan, bersyukur dan melangkah dg semangat
Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati
Penutup
Kemenangan orang percaya adalah ketika kita menyerahkan hidup kita di tuntun oleh Roh Allah, karena dengan Roh Allah kita memiliki kepekaan untuk mengalahkan tipu jahat si iblis dan kesukaran hidup dalam dunia yang jahat ini. Haleluyah, amin.
From : Khotbah Minggu Pdt. Gilbert Lumoindong 4 Juli 2010(GBI Glow Fellowship Centre)
http://www.glministry.com/ => dengarkan live streaming khotbah Bpk. Pdt. Gilbert Lumoindong tiap hari minggu.
No comments:
Post a Comment